ββSejak eksplorasi mulai dilakukan Easco, sudah delapan sumur yang digali. Tiga sumur sudah dipastikan kosong. Tapi minyak ditemukan pada empat sumur. Saat ini baru satu sumur yang dipastikan bisa menghasilkan 936 barrel minyak mentah per hari,ββ kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi NTB, Eko Bambang Sutedjo, di Mataram, Rabu (25/7/2012).
Eksplorasi minyak di blok itu dimulai Easco pada 2006. Eksplorasi Easco kini masih dilanjutkan untuk mengetahui kapasitas pengeboran pada tiga sumur lain dalam kawasan seluas 6.000 meter persegi itu. Blok itu berada sedikitnya 25 mil dari pantai utara kabupaten Lombok Utara, NTB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eksplorasi minyak blok itu sudah dimulai sejak 1980-an silam. Namun tiga perusahaan gagal menemukan kapasitas cadangan yang ekonomis untuk dieksploitasi.
Eksplorasi awal pada 1980-an dilakukan Amoco Petroleum, namun terhenti. Pada 1990-an, eksplorasi dilanjutkan British Petroleum, namun hasilnya serupa. Demikian juga dengan Gulf Petroleum Ltd yang memulai eksplorasi awal 2000-an, yang akhirnya menyerah.
ββEasco yang menemukan cadangan minyak di empat sumur dari delapan sumur yang digali,ββ kata Eko.
Menurut dia, pihaknya belum mengetahui kapan Easco akan memulai eksploitasi cadangan minyak di Blok Utara Lombok itu. Karena letaknya lebih dari 12 mil laut, maka pengelolaan kawasan itu kata Eko sepenuhnya menjadi kewenangan Kementrian ESDM.
(dru/dru)











































