Anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu atau pengeboran minyak dan gas yakni Pertamina EP, berhasil mendapatkan untung bersih Rp 9,8 triliun dalan 6 bulan di 2012 ini.
Dalam siaran pers, Kamis (26/7/2012), untung atau laba tersebut didapat dari jualan minyak dan gas yang angka produksinya cukup bagus.
Selama semester I-2012, Pertamina EP telah berhasil mencapai angka produksi minyak rata-rata 127,8 ribu barel per hari (bph) dan gas sebesar 1.050 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Trend peningkatan produksi minyak terjadi pada periode Maret hingga Juni 2012. Pada Maret 2012 produksi mencapai 128,1 ribu bph, April meningkat menjadi 128,9 ribu bph. Produksi terus menanjak hingga berada di atas 130 ribu bph pada Mei sebesar 131,4 ribu bph dan Juni sebesar 131,5 ribu bph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada semester I-2012, Pertamina EP telah menyelesaikan pemboran sumur pengembangan sebanyak 53 sumur, dan hingga saat ini masih melaksanakan pemboran 18 sumur pengembangan lainnya. Selain itu kegiatan kerja ulang (work over) telah diselesaikan sebanyak 34 sumur.
Di samping upaya peningkatan produksi, Pertamina EP di 2012 juga agresif mencari cadangan minyak dan gas bumi baru. Hingga akhir semester I-2012, Pertamina EP telah menyelesaikan pemboran 11 sumur eksplorasi. Saat ini 6 sumur pemboran eksplorasi masih dalam proses pelaksanaan. Sementara itu, Pertamina EP telah merealisasikan survey seismic 3D seluas 1.395 KM2 dan seismic 2D sepanjang 486 KM.
(/)











































