Bos Pertamina Yakin Masyarakat Makin Suka Pakai Pertamax

Bos Pertamina Yakin Masyarakat Makin Suka Pakai Pertamax

- detikFinance
Selasa, 31 Jul 2012 11:30 WIB
Bos Pertamina Yakin Masyarakat Makin Suka Pakai Pertamax
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan, konsumsi bensin jenis pertamax terus naik. Pada Juni 2012, konsumsi pertamax naik 16% dibandingkan Mei 2012.

"Konsumsi Pertamax kami perkirakan akan terus meningkat seiring dengan penerapan kebijakan tersebut, apalagi melihat tren harga minyak yang stabil dan cenderung turun," kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam siaran pers, Selasa (31/7/2012).

Terkait dengan potensi lonjakan konsumsi pertamax pada periode arus mudik, Karen mengatakan stok pertamax dan pertamax plus sangat aman. Stok pertamax dan pertamax plus rata-rata berada di level 67 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stok pertamax dan pertamax plus aman dan karena penerapan kebijakan pembatasan ini momentumnya bersamaan dengan mudik lebaran, kami telah mengantisipasi pergerakan konsumen pertamax selama masa mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1433 H berlangsung dengan kesiapan sarana dan fasilitas serta layanan tambahan," tutur Karen.

Pertamina juga akan melakukan pengalihan fungsi sementara pada sebagian tangki pendam dan mobil tangki solar ke premium atau pertamax selama masa lebaran.

Sepanjang periode arus mudik dan balik lebaran, SPBU Pertamina akan beroperasi penuh 24 jam mulai H-15 hingga H+15 di sepanjang jalur Pantura, Selatan, arah Merak, dan Lampung. Selain menyiapkan kantong-kantong premium di 53 titik SPBU, Pertamina juga akan melakukan pengaturan pembedaan jalur pelayanan antara motor dan mobil, serta menyediakan SPBU transit khusus sepeda motor sebanyak 141 titik SPBU.

Karen mengatakan, hingga periode Juni 2012, jumlah SPBU Pertamina yang beroperasi di Jawa-Bali mencapai 3.083 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.107 unit SPBU telah dapat melayani pembelian pertamax, 697 unit SPBU potensi untuk dilakukan pengalihan fungsi tangki pendam dari premium ke pertamax, dan 279 unit SPBU memerlukan investasi baru.
(dnl/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads