Demikian disampaikan Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (2/8/2012) malam.
"Iya, tapi kita sudah petakan empat tempat yaitu Halmahera, Sumatera selatan, Balikpapan, Jawa Timur. Sentra smelter. Di tempat-tempat lainnya itu kecil-kecil," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, lanjut Rudi, penyediaan energi untuk operasional smelter ini ditentukan oleh Kementerian ESDM sesuai dengan kebutuhan, apakah akan menggunakan batu bara atau gas.
"Khusus mengenai smelter kami yang akan sediakan adalah primer energinya. Jadi nanti si pihak smelter ini tidak perlu repot-repot menunggu dari PLN. Dia buat sendiri saja, kami kasih batubaranya, gasnya," tandasnya.
(nia/ang)











































