"Kalau bayar nanti mobil listriknya kurang laku, lebih baik gratis saja," kata Rudi di kantor Kementerian ESDM, Jumat (3/8/2012).
Dikatakan Rudi, pengisian gratis ini terutama bisa disediakan ditempat-tempat umum seperti di Rumah Sakit, Stasiun, resh area dan lainnya. "Ya seperti orang mau charger handphone masa bayar, tidak kan, masa mobil listriknya harganya sudah mahal masa nge-charge juga mahal, gratis lah," ucap Rudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PT PLN (Persero) bakal membedakan tarif harga charger baterai mobil listrik atau sepeda motor baik siang atau malam hari, hal ini bertujuan untuk meningkatkan konsumsi listrik pada malam hari dimana biasanya turun cukup banyak.
"Di Indonesia pola konsumsi listrinya pada 22.30-04.00 cenderung turun cukup banyak, sementara Pembangkit listrik (PLTU) terus beroperasi, tentunya sangat disayangkan, sementara konsumsi listrik setelah waktu tersebut meningkat tinggi," kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji.
(rrd/hen)











































