Jamin Keamanan Pengguna BBG, Pemerintah Tanam ECU di Converter Kit

Jamin Keamanan Pengguna BBG, Pemerintah Tanam ECU di Converter Kit

- detikFinance
Senin, 06 Agu 2012 14:54 WIB
Jamin Keamanan Pengguna BBG, Pemerintah Tanam ECU di Converter Kit
Jakarta - Pemerintah terus mengenjot program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Untuk menjamin rasa aman dan nyaman pengguna/pemilik kendaraan pengguna BBG, pemerintah telah menanamkan Electronic/Engine Control Unit (ECU) pada Converter Kit.

"Kabar perkembangan program konversi BBM ke BBG, saat ini Converter kit yang ada di Indonesia sudah yang paling canggih yakni dengan ditanamnya ECU pada konverter kita," ungkap Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini di Jakarta, Senin (6/8/2012).

Dikatakan Rudi, dengan adanya ECU tersebut berfungsi untuk mengukur komposisi gas yang masuk dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) ke tangki bahan bakar kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti ECU ini akan mengukur setiap komposisi gas yang masuk ke kendaraan, pasalnya setiap gas yang diproduksi komposisi dan kualitasnya berbeda-beda baik yang diproduksi Pertamina Hulu Energi (PHE) atau produsen lainnya. pasalnya banyak kejadian diluar negeri karena kualitasnya berbeda, mesin mobil langsung ngadat (mogok)," jelasnya.

Dengan adanya ECU tersebut, akan menghindarkan kejadian seperti mobil listrik yang ditumpangi Dahlan Iskan (Menteri BUMN) saat uji coba.

"Tidak akan ada kejadian ngadat ditengah jalan seperti kejadian Pak Dahlan kemarin, karena komposisinya sudah diatur," ucap Rudi.

Untuk tahap awal, pemasangan ECU dari pemerintah akan diproduksi sebanyak 44.000 unit Converter kita.

"Tahap awal akan dipasang di 44.000 konverter kit, yang akan dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia, sementara ECU sendiri masih dipasok dari impor," ungkapnya lagi.

Selain itu, tambah Rudi, kedepannya juga sedang direncanakan akan ada SPBG Mobile,nantinya bisa diletakkan di Supermarket atau tempat umum lainnya.

"Lagi direncanakan akan ada SPBG mobile, dan bisa diletakkan di Carrefour, atau super market lainnya, atau kalau ada acara PRJ (pekan Raya Jakarta) dikirim SPBG Mobilenya kesana, jadi masyarakat yang kendaraanya menggunakan gas tinggal ngisi ces saja," tandasnya.

(rrd/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads