Hadirnya layanan pengisian BBM swalayan di SPBU 3410102 Jl Hasyim Ashari, Tanah Abang, Jakarta Pusat disambut beragam. Ada konsumen yang senang dengan layanan swalayan ini, tapi ada juga yang mencibirnya karena merasa direpotkan.
Pantauan detikFinance, sebagian besar konsumen yang mengisi BBM di SPBU ini adalah para pengendara motor. Terlihat beberapa pengendara motor masih bingung karena kurangnya sosialisasi. Meski melayani swalayan, di SPBU ini masih menyediakan layanan pengisian yang ditangani petugas.
Saat ini masih ada petugas yang melayani para konsumen untuk memandu konsumen yang masih kesulitan mengisi BBM sendiri, tapi nantinya petugas-petugas yang memandu akan ditiadakan hanya tersisa kasir saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maaf-maaf nih ya, kalau seperti tukang ojek kan nggak mau ribet. Mereka pengennya dilayani, jadi nggak mau ribet ngisi sendiri," kata Ryan kepada detikFinance, Senin (6/8/2012)
Ia menuturkan sekitar 60% para konsumen setuju dengan layanan ini, sementara 40% yang tidak setuju karena alasan tidak ingin repot.
"Mereka biasanya yang abis pada pulang kerja pada ngerti ngisi sendiri. Tapi ada yang awal-awal itu ibu-ibu bilang ribet pertamanya, sekarang malah sudah jago ngisi sendiri," katanya.
Hal ini diakui oleh salah satu konsumen bernama Anto yang sedang mengisi BBM di SPBU Hasyim Ashari, "Kalai ada POM bensin yang bisa ngisi sendiri baru ini sih ya, jadi beda aja. Seneng juga sih soalnya baru ngerasain ada yang kaya gini, cuma ya emang agak ribet aja," katanya
Lain hal yang diungkapkan oleh Supri yang merupakan tukang ojek ini sempat mengungkapkan keluh kesahnya soal layanan swalayan ini. "Ribet kalo ngisinya begini. Harusnya kan uda ada yang ngelayanin. Kalo kita yang ngisi sendiri berarti petugasnya makan gaji buta dong," kata Supri.
(hen/dru)











































