Diungkapkan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nuralam, banyak kasus pertambangan didaerah semakin kisruh karena kepala dinas ESDM di daerah kabupaten/kota bukan berlatar belakang sarjana pertambangan.
"Beberapa kasus di kabupaten/kota ditempat saya, kepala dinasnya malah bukan ber-background sarjana tambang, malah sarjana agama atau sarjana sosial," ungkapnya di Seminar Pencaplokan Tambang Milik Negara : Pelanggaran Hukum & Penggelapan Pajak, di Gedung DPR/MPR, Kamis (9/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mereka tidak menguasai permasalahan, malah staf ahli atau tenaga ahli yang kompeten mengurusi pertambangan di provinsi sering ditawarkannya kepada bupati di Sulawesi Tenggara, namun hanya beberapa Bupati saja yang mau, sisanya mengangkat sendiri kepala dinas ESDM, yang justru ada yang berlatar belakang sarjana agama atau ilmu sosial," tandasnya.
Sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui saat ini banyak sekali izin usaha pertambangan yang dikeluarkan kepala daerah (Bupati/Walikota) bermasalah bahkan jumlahnya mencapai ribuan.
(rrd/dru)











































