Tak Mau BBM Langka Saat Lebaran, Sejumlah Persiapan Dilakukan Pemerintah

Tak Mau BBM Langka Saat Lebaran, Sejumlah Persiapan Dilakukan Pemerintah

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 14 Agu 2012 13:28 WIB
Tak Mau BBM Langka Saat Lebaran, Sejumlah Persiapan Dilakukan Pemerintah
Foto: Dok. detikFinance
Cikampek - Pemerintah terus melakukan sejumlah persiapan untuk menjaga stok BBM tetap terjaga sepanjang periode arus mudik lebaran. Kondisi pipa penyalur BBM dari kilang Balongan ke Cikampek dipastikan lancar.

Menteri ESDM Jero Wacik senang pasokan BBM dari Balongan tidak bermasalah. Ini berarti pasokan BBM untuk kegiatan mudik di jalur Pantura terjaga.

"BBM di Cikampek, premium sekarang ready 28.700 kiloliter (KL), setiap hari konsumsi rata-rata 2.800 KL. Jika H-3 kemungkinan naik konsumsi naik 83%," ucap Jero kepada wartawan di terminal BBM Cikampek, Jawa Barat, Selasa (14/08/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jero kemudian merinci, konsumsi BBM yang digunakan selain premium yaitu solar stoknya tersedia 16.900 KL. Setiap hari, konsumsi rata-rata solar hanya 1.800 KL. Sementara stok pertamax tersedia 2.041 KL, penggunaan pertamax biasanya hanya 116 KL/hari.

Selain itu untuk mendukung arus mudik, Jero juga mempersiapkan kantung-kantung BBM. "Kami mempersiapkan kantung BBM yaitu truk tangki siaga di SPBU tertentu, kami siapkan 14 kantong BBM di Jabodetabek," katanya.

Jero senang karena pipa dari Balongan menuju Cikampek yang menyalurkan BBM lancar. Selain itu pipa lain yang menghubungkan Cikampek ke Plumpang Tanjung Priok juga lancar.

"Ada persediaan di Balongan yaitu 50.000 KL dan ada 2 pipa yang menuju Terminal BBM Cikampek, pipa lama dan pipa baru. Pipa baru kapasitas tarikan sedotannya adalah 500-600 KL/jam sedangkan pipa lama yang 480 KL/jam juga lancar," paparnya.

"Dalam situasi libur saat ini, Plumpang turun permintaan pada solar karena truk-truk pada liburan alias berhenti sementara operasi," tutupnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads