Demikian disampaikan SBY dalam pidato Nota Keuangan 2013 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
"Anggaran (subsidi energi) sebesar itu kita alokasikan untuk subsidi BBM jenis tertentu, elpiji tabung 3 kilogram dan LGV sebesar Rp 193,8 triliun, subsidi listrik Rp 80,9 triliun," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adalah kewajiban negara untuk memberi subsidi kepada warga negaranya yang patut mendapatkan subsidi. Namun, adalah kewajiban negara pula untuk menjaga keuangan negara tetap sehat dan sustainable, dan kewajiban negara pula untuk memastikan bahwa subsidi jatuh pada yang benar-benar berhak," kata SBY.
SBY mengatakan, pemerintah menyadari dalam pelaksanaannya, penyaluran subsidi yang seharusnya ditujukan kepada masyarakat berpendapatan rendah, masih banyak yang kurang tepat sasaran. "Sehingga juga dinikmati oleh masyarakat yang mampu secara ekonomi," ujarnya.
(dnl/hen)











































