Tarif Listrik Tahun Depan Diusulkan Naik 10%

Tarif Listrik Tahun Depan Diusulkan Naik 10%

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 16 Agu 2012 22:55 WIB
Tarif Listrik Tahun Depan Diusulkan Naik 10%
Jakarta -

Presiden SBY menyatakan, pemerintah akan mengusulkan kenaikan tarif listrik di 2013 untuk setiap tiga bulan (triwulan). Berapa total kenaikan tarif listrik tahun depan?

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) tahun depan totalnya sekitar 10%. Namun kenaikan dilakukan bertahap setiap 3 bulan sekali.

"Tarif listrik nanti dibahas bersama dengan Dewan, mungkin dalam satu tahun itu bertahap, mungkin sekitar 10%, jadi tidak terlalu berat, tapi juga harus dibahas," kata Hatta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta mengatakan, nanti struktur kenaikan TTL akan dibahas antara Komisi VII DPR dengan PLN. Pelanggan listrik mana saja yang tarifnya akan dinaikkan.

"Bisa per kuartal, lebih baik, perhitungannya terserah DPR nanti. Itu yang paling penting bagamaina mengatur beban, beban mana yang diatur secara proporsional, kelas rumah tangga dan lainnya, itu yang harus dperhatikan Komisi VII dan pemerintah," ujar Hatta.

Sebelumnya, Presiden SBY mengatakan, untuk menekan anggaran subsidi listrik yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemerintah bakal mengusulkan tarif listrik di 2013 naik tiap triwulan (3 bulan).

"Dalam rangka menurunkan beban subsidi energi, khususnya subsidi listrik, dalam tahun 2013 pemerintah mengusulkan kepada Dewan (DPR) yang terhormat rencana penurunan beban subsidi listrik, melalui penyesuaian tarif tenaga listrik (TTL) secara otomatis setiap triwulan, mulai bulan Januari 2013," tegas SBY.

Penyesuaian tarif listrik dilakukan secara otomatis secara berkala ini menurut SBY diterapkan oleh banyak negara di dunia, antara lain karena beban bagi konsumen terasa lebih ringan dibanding dengan penyesuaian yang hanya dilakukan setiap satu tahun atau lebih. Namun SBY belum menyatakan besaran kenaikan tarif listrik yang diusulkan tahun depan.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads