Beban Listrik di Jakarta Tembus 4.250 MW, Setara 18% Jawa-Bali

Beban Listrik di Jakarta Tembus 4.250 MW, Setara 18% Jawa-Bali

Rista Rama Dhany - detikFinance
Sabtu, 25 Agu 2012 11:44 WIB
Beban Listrik di Jakarta Tembus 4.250 MW, Setara 18% Jawa-Bali
Jakarta - Makin banyaknya proyek pembangunan membuat konsumsi listrik di Jakarta terus tumbuh. Saat ini saja beban listrik Ibu kota negara ini sudah mencapai 4.250 megawatt (MW).

Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Operasi Jawa-Bali PT PLN (persero), Ngurah Adnyana. Menurutnya, beban listrik di Jakarta tiap waktu pasti terus bertambah, hal ini dikarenakan terus berkembangnya pembangunan di Jakarta.

Saat ini beban listrik untuk Jawa-Bali mencapai 23.640 MW, sehingga beban listrik Jakarta dan sekitarnya mencapai 18% dari total Jawa-Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat beban listrik di Jakarta tiap waktu terus bertambah, saat ini saja beban listrik di Jakarta mencapai 4.250 MW," ujar Adnyana kepada detikFinance, Sabtu (25/8/2012).

Dikatakan Adnyana, bahkan beban listrik untuk Jakarta dan Tangerang saja saat ini tertinggi telah mencapai 6.166 MW.

"Saat ini beban listrik tertinggi untuk Jakarta dan Tangerang sudah mencapai 6.166 MW, dimana dari beban tersebut 70% beban listrik ada di Jakarta yang mencapai 4.250 MW," ungkapnya.

Tentunya, kata Adnyana untuk memenuhi kebutuhan konsumsi listrik yang terus bertambah di Jakarta dan sekitarnya, PLN tiap tahunnya terus membangun gardu-gardu listrik untuk memenuhi kebutuhan.

"Salah satu cara agar konsumsi listrik warga Jakarta dan sekitarnya terpenuhi PLN terus menambah pembangunan gardu-gardu listrik sesuai kebutuhan tiap tahunnya," tandas Adnyana.

(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads