Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Operasi Jawa-Bali PT PLN (persero), Ngurah Adnyana. Menurutnya, beban listrik di Jakarta tiap waktu pasti terus bertambah, hal ini dikarenakan terus berkembangnya pembangunan di Jakarta.
Saat ini beban listrik untuk Jawa-Bali mencapai 23.640 MW, sehingga beban listrik Jakarta dan sekitarnya mencapai 18% dari total Jawa-Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Adnyana, bahkan beban listrik untuk Jakarta dan Tangerang saja saat ini tertinggi telah mencapai 6.166 MW.
"Saat ini beban listrik tertinggi untuk Jakarta dan Tangerang sudah mencapai 6.166 MW, dimana dari beban tersebut 70% beban listrik ada di Jakarta yang mencapai 4.250 MW," ungkapnya.
Tentunya, kata Adnyana untuk memenuhi kebutuhan konsumsi listrik yang terus bertambah di Jakarta dan sekitarnya, PLN tiap tahunnya terus membangun gardu-gardu listrik untuk memenuhi kebutuhan.
"Salah satu cara agar konsumsi listrik warga Jakarta dan sekitarnya terpenuhi PLN terus menambah pembangunan gardu-gardu listrik sesuai kebutuhan tiap tahunnya," tandas Adnyana.
(rrd/ang)











































