Tahun depan pemerintah berniat untuk menaikkan tarif listrik sekitar 15-16% yang akan dicicil bertahap setiap tiga bulan (triwulan). Kebijakan ini bakal membuat keuangan PLN makin sehat.
Demikian disampaikan oleh Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM Jarman saat acara halal bi halal di gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
"Dia (PLN) lebih sehat secara keuangan. Kan perusahaan itu bisa hidup dari pendapatan lebih besar daripada subsidi, itu akan lebih baik bagi PLN," kata Jarman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pemerintah sedang mempersiapkan kenaikan tarif listrik sebesar 15% untuk periode 2013. Kenaikan tersebut diyakini tidak akan terasa berat bagi rakyat karena dilakukan secara bertahap per tiga bulan sekali.
Kemarin, Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengimbau masyarakat tidak melihat sisi beban bertambah berat apabila tarif dasar listrik (TDL) dinaikan pemerintah tahun depan. Apabila tarif listrik tidak dinaikan alias subsidi tak dikurangi, 100 tahun Indonesia merdeka pun akan masih banyak rakyat Indonesia yang tidak bisa menikmati listrik.
(rrd/dnl)











































