Tarif Listrik Harus Naik Agar Keuangan PLN Lebih Sehat

Tarif Listrik Harus Naik Agar Keuangan PLN Lebih Sehat

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 28 Agu 2012 12:17 WIB
Tarif Listrik Harus Naik Agar Keuangan PLN Lebih Sehat
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -

Tahun depan pemerintah berniat untuk menaikkan tarif listrik sekitar 15-16% yang akan dicicil bertahap setiap tiga bulan (triwulan). Kebijakan ini bakal membuat keuangan PLN makin sehat.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM Jarman saat acara halal bi halal di gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (28/8/2012).

"Dia (PLN) lebih sehat secara keuangan. Kan perusahaan itu bisa hidup dari pendapatan lebih besar daripada subsidi, itu akan lebih baik bagi PLN," kata Jarman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jika keuangan PLN lebih sehat, maka PLN bakal dipercaya oleh investor. "Sekarang harga jual dengan harga produksi kan lebih rendah harga jualnya. Perbedaan biaya pokok produksi BPP (biaya pokok produksi) dengan harga jualnya inilah yang disubsidi. Rata-rata tarif listrik sekarang Rp 730-an/kwh," jelas Jarman.

Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pemerintah sedang mempersiapkan kenaikan tarif listrik sebesar 15% untuk periode 2013. Kenaikan tersebut diyakini tidak akan terasa berat bagi rakyat karena dilakukan secara bertahap per tiga bulan sekali.

Kemarin, Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengimbau masyarakat tidak melihat sisi beban bertambah berat apabila tarif dasar listrik (TDL) dinaikan pemerintah tahun depan. Apabila tarif listrik tidak dinaikan alias subsidi tak dikurangi, 100 tahun Indonesia merdeka pun akan masih banyak rakyat Indonesia yang tidak bisa menikmati listrik.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads