"Kita harus segera selesaikan pembangunan kilang, ini agar kita tidak tiap tahun bahas masalah BBM, capek," kata Jero dalam sambutannya pada acara Indonesia International Infrastructure yang diadakan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
"Setiap bahas masalah BBM timbul kegaduhan politik, capek kita bahasnya," imbuh Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun 2018 target kita selesai pembangunan kilang dengan kapasitas 900.000 barel per hari (3 kilang). Jika ada tambahan kilang maka masalah BBM sedikit teratasi, di samping kita juga terus mengurangi ketergantungan terhadap BBM," ungkap Jero.
Saat ini, tambah Jero, sebanyak 50% konsumsi energi di Indonesia masih tergantung dari BBM. Kemudian 20% tergantung oleh gas.
"Ketergantungan terhadap BBM harus dikurangi, pembangunan energi baru dan terbaharukan harus terus didorong sekuat-kuatnya. Kita punya energi geothermal (panas bumi) sebanyak 40% dari panas bumi di seluruh dunia. Tanah air kita disirami matahari tiap harinya, kita punya sungai yang bisa digunakan untuk pembangkit listrik, gas kita tiap hari terus bertambah, batubara kita banyak," cetusnya.
(rrd/dnl)











































