"Kalau di Afsel, yang sudah pasti adalah pelumas dan makanan olahan, dan beberapa barang potensial seperti, ekspor jasa. Kita rupanya konsultan kita, di Afsel kunsultan migas banyak diminati dan demikian juga konsultan untuk konstruksi infrastruktur," ujar Bayu saat ditemui di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Bayu menyatakan pihaknya akan melebarkan pasar ekspor seperti di Amerika Latin dan Timur Tengah. Namun, lanjutnya, Kementerian Perdagangan akan menjaga pasar yang telah ada dan tidak begitu terpengaruh krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bayu, misi dagang ini akan terus dipantau untuk melihat realisasinya. Bayu menuturkan, realisasi dari misi dagang ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Belajar dari Afrika Selatan, setidaknya dibutuhkan sekitar 6 bulan hingga ekspor dapat terealisasi.
"Jadi kita harus siap jika membutuhkan waktu hingga 12-18 bulan," tandasnya.
(nia/dru)











































