Konsultan Migas dan Konstruksi RI Laris Manis di Afrika Selatan

Konsultan Migas dan Konstruksi RI Laris Manis di Afrika Selatan

- detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 14:14 WIB
Konsultan Migas dan Konstruksi RI Laris Manis di Afrika Selatan
Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Bayu Khrisnamurti menyebutkan Afrika Selatan merupakan negara yang berpotensi besar menjadi pasar produk ekspor Indonesia. Tidak hanya beberapa komoditas ekspor, jasa konsultan minyak dan gas serta konstruksi dari Indonesia pun sangat diminati negara mutiara hitam ini.

"Kalau di Afsel, yang sudah pasti adalah pelumas dan makanan olahan, dan beberapa barang potensial seperti, ekspor jasa. Kita rupanya konsultan kita, di Afsel kunsultan migas banyak diminati dan demikian juga konsultan untuk konstruksi infrastruktur," ujar Bayu saat ditemui di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (30/8/2012).

Bayu menyatakan pihaknya akan melebarkan pasar ekspor seperti di Amerika Latin dan Timur Tengah. Namun, lanjutnya, Kementerian Perdagangan akan menjaga pasar yang telah ada dan tidak begitu terpengaruh krisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Brasil, Amerika Latin, minggu depan kita akan kirim tim misi dagang ke amerika latin untuk Kolombia Equador, intinya Amerika Latin sudah dapat dan Afsel akan kirim juga, setelah lebaran haji, mungkin kita akan berangkat ke Timteng dan Afsel, dan pada saat yang sama kita akan maintain ekspor kita di beberapa negara tradisional, kita harus jaga dan misalnya Jepang, India, Korsel," ujarnya

Menurut Bayu, misi dagang ini akan terus dipantau untuk melihat realisasinya. Bayu menuturkan, realisasi dari misi dagang ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Belajar dari Afrika Selatan, setidaknya dibutuhkan sekitar 6 bulan hingga ekspor dapat terealisasi.

"Jadi kita harus siap jika membutuhkan waktu hingga 12-18 bulan," tandasnya.

(nia/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads