Pertamax Tambah Mahal, Ini Alasan Pertamina

Pertamax Tambah Mahal, Ini Alasan Pertamina

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 03 Sep 2012 11:46 WIB
Pertamax Tambah Mahal, Ini Alasan Pertamina
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi ptau Pertamax cs harganya terus naik, dan di Jakarta sudah tembus Rp 9.850 per liter. Apa alasan kenaikan harga pertamax ini?

Demikian disampaikan Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir ketika dihubungi detikFinance, Senin (3/8/2012).

"Naik turunnya harga pertamax bagi kami sudah merupakan risiko bisnis, karena naiknya harga ini bukan kami yang menentukan, tetapi berdasarkan harga minyak internasional," ujar Ali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga pertamax cs pada Sabtu (1/9/2012) lalu naik ke Rp 9.850 per liter dari sebelumnya Rp 9.500 per liter dikarenakan harga minyak dunia saat ini terus naik. Untuk SPBU bersaing (dekat dengan SPBU pesaing), harga pertamax Rp 9.700 per liter.

"Kan harga minyak dunianya terus naik, apalagi harga pertamax tergantung harga fluktuasi mengikuti harga Mid Oil of Platts Singapore (MOPS) di Singapura," ucapnya.

Diakui Ali, naiknya harga pertamax cs bisa berakibat pada menurunnya konsumsi BBM non subsidi. Masyarakat akan kembali beralih ke premium yang harganya masih Rp 4.500 per liter.

"Ya pasti ada pengaruhnya, kalau harganya naik konsumsi BBM non subsidi biasanya menurun, tapi untuk kenaikan harga kali ini akan kita evaluasi pada 1-2 minggu ke depan, termasuk penurunan konsumsinya," cetusnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads