Kalau Bensin Premium di DKI Habis, Pakai BBM Non Subsidi Saja

Kalau Bensin Premium di DKI Habis, Pakai BBM Non Subsidi Saja

- detikFinance
Selasa, 04 Sep 2012 12:15 WIB
Kalau Bensin Premium di DKI Habis, Pakai BBM Non Subsidi Saja
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Konsumsi BBM subsidi di DKI Jakarta hingga Agustus terus melebihi kuota yang ditetapkan, sehingga jatah BBM subsidi di Jakarta bakal habis di 15 September ini. Pemerintah meminta masyarakat menggunakan BBM non subsidi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng saat ditemui di kantornya, Jalan Kapt. Tendean, Jakarta, Selasa (4/9/2012).

"Ya memang (premium bisa habis 15 September) karena DKI Jakarta over kuota terus, bulan sebelumnya saja sudah over 34% Agustus over 37%," kata Andy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Andy, pada dasarnya faktor yang membuat konsumsi BBM subsidi di Jakarta terus melebihi kuota adalah dampak sosial, politik, dan lingkungan. Namun seharusnya masyarakat DKI Jakarta lebih mengutamakan untuk menggunakan BBM non subsidi.

"Harusnya lebih diutamakan menggunakan BBM non subsidi di DKI Jakarta, seperti di Jalan Tendean saja banyak sekali SPBU-nya, jadi banyak alternatif dan tidak mungkin terjadi kelangkaan BBM. Kalau BBM subsidinya habis, ya harusnya menggunakan BBM non subsidi," ucap Andy.

Namun kembali lagi, karena dampak pengaruh Jakarta yang begitu kuat, Pertamina tidak mungkin mengambil risiko dengan membiarkan jatah BBM subsidi habis.

"Inikan eranya repormasi, idealnya harusnya di Jakarta pakainya BBM non subsidi karena infrastrukturnya banyak dan tidak mungkin ada kelangkaan BBM di Jakarta. Tapi Pertamina tidak akan mungkin ambil risiko karena takut dikira terjadi kelangkaan di Jakarta," tutup Andy.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads