"Banyak sekali yang kemampuan hidup di atas minimun mereka membeli listrik di bawah BPP, masih banyak industri besar bayar di bawah BPP, mal-mal juga," ujar Agus Marto saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Padahal, lanjut Agus Marto, masih banyak juga masyarakat yang belum menikmati listrik. Untuk itu, adanya rencana kenaikan TDL ini diharapkan bisa mengalihkan penghematan anggaran subsidi energi untuk listrik ini ke belanja infrastruktur atau belanja sosial agar lebih tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Marto menambahkan kenaikan TDL ini akan dilakukan sangat perlahan-lahan sehingga dampak inflasi yang dirasakan masyarakat hanya sekitar 0,3 persen. "Kenaikan ini dilakukan bertahap, jadi sangat halus sehingga tidak terasa," tandasnya.
(/)











































