Bensin Premium Menipis, Hatta: Kalau ada Penyelundupan Disikat Saja!

Bensin Premium Menipis, Hatta: Kalau ada Penyelundupan Disikat Saja!

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 13 Sep 2012 11:12 WIB
Bensin Premium Menipis, Hatta: Kalau ada Penyelundupan Disikat Saja!
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Jatah atau kuota BBM subsidi makin menipis karena lonjakan konsumsi BBM. Pemerintah meminta seluruh pihak melakukan penghematan dengan pengendalian penggunaan BBM subsidi. Lalu, menjaga agar penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dikurangi.

"Jangan sampai tingkat pertumbuhan subsidi melampaui dari pertumbuhan yang sebenarnya, seperti penyalahgunaan. Oleh sebab itu, upaya penghematan pengendalian harus tetap dilakukan. Kalau ada penyelundupan harus disikat saja," tegasnya ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Hatta berharap, DPR bisa menyetujui penambahan kuota BBM subsidi dari jatah tahun ini 40 juta kiloliter (KL).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kuota BBM harus ditambah, karena dari awal desain 40 juta KL itu tidak memadai, karena asumsi kenaikan harga BBM," tegas Hatta ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Menurut Hatta, asumsi kuota BBM sebanyak 40 juta KL memang akan melampaui target. Pasalnya, dengan pertumbuhan ekonomi dan kendaraan, kuota BBM yang sama dengan tahun lalu dipastikan akan melewati kuota tersebut.

"Asumsi itu tidak tepat lagi, ada miss match di situ sehingga dari awal kita perkirakan APBN-P 2012 khusus untuk kuota akan terlampaui. Oleh sebab itu pemerintah mengajukan tambahan kuota, tahun 2011 sudah 40 juta KL lebih kok realisasinya, ditambah dengan pertambahan ekonomi dan transportasi pasti lebih," ujarnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads