Tarif Listrik Naik, Harga Mi Instan Bisa Terkerek

Tarif Listrik Naik, Harga Mi Instan Bisa Terkerek

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 13 Sep 2012 17:51 WIB
Tarif Listrik Naik, Harga Mi Instan Bisa Terkerek
Jakarta - Rencana kenaikan tarif listrik hingga 15% tahun depan diperkirakan akan berdampak pada inflasi secara signifikan. Walaupun pemerintah sangat yakin inflasi relatif bisa dikendalikan karena kenaikan tarif listrik secara bertahap.

Pengamat ekonomi Hendri Saparini mengungkapkan jika listrik naik di tahun 2013 akan berdampak pada inflasi kenaikan harga makanan.

"Akan berdampak secara langsung pada inflasi kenaikan harga makanan olahan, mi instan salah satunya," katanya kepada detikFinance di Hotel Sari Pan Pacifik Jakarta, Kamis (13/09/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hendri walaupun besaran inflasi kenaikan belum bisa diperkirakan namun masalah ini jelas akan menimbulkan keresahan sosial nantinya. "Kebutuhan masyarakat kita 70% untuk makanan loh jadi ini kebijakan yang tidak menyentuh kelompok bawah," tuturnya.

Hendri menekankan pemerintah untuk memberikan solusi yang tepat dan berjangka panjang sebagai solusi untuk memecahkan akar masalah. Pemberian subsidi adalah sesuatu yang lumrah pada kondisi Indonesia saat ini yang pertumbuhan ekonominya diatas 6%.

"Subsidi itu wajar di tengah pertumbuhan ekonomi kita yang baik saat ini, pertumbuhan ekonomi kita naik salah satunya karena kosumsi kita yang baik pula, selama ini masalah yang diselesaikan hanya berjangka pendek dan hanya menyelesaikan masalah pada ranting bukan pada akar," tutupnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads