'Korbankan' Minyak Tanah, Jatah BBM Subsidi di DKI Aman 80 Hari ke Depan

'Korbankan' Minyak Tanah, Jatah BBM Subsidi di DKI Aman 80 Hari ke Depan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Sabtu, 15 Sep 2012 13:10 WIB
Korbankan Minyak Tanah, Jatah BBM Subsidi di DKI Aman 80 Hari ke Depan
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Jatah atau kuota BBM bersubsidi untuk wilayah DKI Jakarta harusnya habis mulai hari ini. Namun pemerintah menggunakan jatah minyak tanah untuk dikonversi ke bensin premium guna mengamankan pasokan di Jakarta.

Direktur BBM Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Djoko Siswanto menjelaskan, pihaknya bersama Ditjen Migas dan Pertamina telah sepakat melakukan koversi kelebihan kuota minyak tanah nasional sebesar 400.000 kiloliter (KL) untuk dijadikan bensin subsidi khususnya premium.

"Itu bisa untuk 80 hari ke depan. Hari ini seharusnya sudah habis, tapi sudah kita gelontorkan," kata Djoko dalam acara diskusi BBM di rumah makan kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menjamin ketersediaan pasokan premium untuk wilayah DKI Jakarta, Djoko juga mengaku pasokan premium untuk di seluruh Indonesia aman dalam waktu 80 hari ke depan sambil menunggu persetujuan penambahan kuota BBM bersubsidi di DPR sebesar 4 juta KL dari kuota awal 40 juta KL.

"Menunggu kesepakaan penamabahan kuota premium, kekurangan dapat menggunakan kelebihan kuota minyak tanah, kita sudah teken," tutupnya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads