Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/9/2012).
"Penyelundupan BBM subsidi ada, bahkan makin marak, kita sudah tangkap mereka, tapi yang menyelundup makin banyak lagi, banyak akal-akalan itu (selundupkan BBM)," kata Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta Polisi dan TNI bertindak tegas, tangkap mereka yang berani menyelelundupkan BBM subsidi," ujar Jero.
Namun kata Jero, makin banyaknya para penyelundup BBM subsidi walaupun sudah banyak yang tertangkap ini disebabkan oleh makin lebarnya disparitas harga antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi.
"Ini kan sebabnya karena disparitas harga yang terlalu lebar, sehingga orang makin nekat untuk melakukan penyelundupan," tegas Jero.
Sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mengungkapkan, adanya penyelewengan BBM subsidi sebanyak 1.700 kiloliter (KL) di Kalimantan Selatan. Bahkan menurut BPH Migas, banyak juga penyelundupan BBM subsidi yang dibekingi oleh oknum aparat keamanan.
(rrd/dnl)











































