"Saya mohon-mohonlah kepada DPR agar segera menyetujui usulan pemerintah menaikkan tarif listrik tahun depan," kata Jero di hadapan Anggota Komisi VII dalam Rapat Kerja soal ketenagalistrikan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/9/2012).
Dikatakan Jero, kenaikan tarif listrik 15% tahun depan akan menyelamatkan sektor kelistrikan Indonesia. Salah satu tujuannya agar makin banyak rakyat Indonesia yang menikmati listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jero, kalaupun beberapa anggota DPR mempermasalahkan penjelasan yang kurang dari pemerintah, atau PLN masih kurang efisian dan lainnya, untuk saat ini bisa ditunda dahulu. Yang terpenting pemerintah meminta DPR menyetujui kenaikan tarif listrik tahun depan.
"Kalau-kalau masih ada yang kurang penjelasan pemerintah, PLN kurang efesiensi ya itu bisa ditunda, yang terpenting setujui dahulu, agar kita bisa bekerja," ujar Jero.
Pasalnya, pembahasan kenaikan tarif listrik ini ucap Jero tidak hanya selesai di Komisi VII DPR saja, setelah dari Komisi VII harus melalui Badan Anggaran lagi lalu Paripurna.
"Ini kan belum selesai di KOmisi VII saja, masalah besaran uang dibahas lagi di Badan Anggaran, panjang lagi pembahasan. Kalau tertunda-tunda terus kasihan rakyat kita yang menunggu pemasangan listrik di rumahnya," tegas Jero.
(rrd/dnl)










































