Jero Wacik: Lebih Terasa Beli Pulsa Daripada Kenaikan Tarif Listrik

Jero Wacik: Lebih Terasa Beli Pulsa Daripada Kenaikan Tarif Listrik

- detikFinance
Senin, 17 Sep 2012 18:06 WIB
Jero Wacik: Lebih Terasa Beli Pulsa Daripada Kenaikan Tarif Listrik
Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta DPR segera memutuskan untuk menyetujui kenaikan tarif listrik 15% tahun depan. Jika usulan ini tidak dipenuhi maka 2,9 juta masyarakat calon pelanggan PLN bakal tak teraliri listrik.

Jero beralasan pemerintah yakin kenaikan tersebut tak akan memberatkan masyarakat karena kenaikannya dicicil bertahap dari total 15%. Ia mengibaratkan justru lebih terasa beli pulsa HP dari pada kenaikan tarif listrik.

"Mohon DPR segera putuskan setujui kenaikan tarif listrik tahun depan, karena jika tidak maka sekitar 2,9 juta calon pelanggan PLN terancam tidak terlayani penyambungan listriknya," ujar Jero dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR-RI, Senin (17/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Jero, 2,9 juta calon pelanggan PLN tersebut sebagian besar merupakan golongan rumah kecil.

"Dari 2,9 juta calon pelanggan rumah tangga PLN, sebesar 1,3 juta lebih merupakan calon pelanggan untuk golongan R1/450 VA dan sebanyak 1,07 juta lebih calon pelanggan PLN dari golongan R1/900 VA," ungkap Jero.

Jero menuturkan jika tak ada kenaikan tarif maka PLN tidak bisa bekerja. Jika subsidi dikurangi maka PLN bisa berinvestasi, termasuk meningkatkan pelayanan dan meningkatkan elektrifikasi listrik.

"Kalau tidak bisa bekerja, maka 2,9 juta calon pelanggan PLN tidak terlayani, mereka marah, yang pertama dimarahi ya Menterinya, Dirut PLN, ya anggota-anggota DPR juga," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemerintah saat ini sedang melobi untuk merayu Komisi VII DPR untuk menyetujui kenaikan tarif listrik tahun 2013 sebesar 15%.

"Kalau disetujui, nanti pemerintah tinggal mengaturnya nanti mekanisme kenaikkan listrik tahun depan, apakah langsung 15%, bisa bertahap per triwulan 4,3% atau perbulan 1,5%, PLN sudah siap kapanpun tarif dinaikan, tiap bulan misal 1,5% tiap awal bulan dinaikan tarifnya 1,5% kalau sedikit-sedikit begini tidak terlalu terasa, lebih terasa beli pulsa dari pada kenaikan tarif listrik," tandas Jero.


(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads