Selain Subsidi BBM, Subsidi Listrik Juga Bikin Pemerintah Pusing

Selain Subsidi BBM, Subsidi Listrik Juga Bikin Pemerintah Pusing

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 20 Sep 2012 12:33 WIB
Selain Subsidi BBM, Subsidi Listrik Juga Bikin Pemerintah Pusing
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -

Anggaran subsidi listrik tahun ini mencapai Rp 64 triliun, jika tidak hati-hati bisa melonjak sampai Rp 89 triliun. Selama ini anggaran negara habis buat subsidi energi.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, subsidi listrik tinggi karena PLN masih banyak menggunakan BBM untuk pembangkit listriknya. Sehingga biaya produksi listrik masih mahal.

"Listrik subsidi yang disetujui APBN-P 2012 sekitar Rp 64 triliun. Kita perkirakan saat ini kalau tidak hati-hati, peningkatan subsidi listrik bisa sampai Rp 89 triliun," kata Agus saat ditemui di kediamannya, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus mengakui, pemerintah fokus untuk menekan subsidi energi yaitu untuk BBM dan listrik yang jumlahnya meningkat tinggi tahun ini. Bahkan, program konversi BBM ke gas, serta penggunaan energi terbarukan yang lebih murah tidak jalan. Entah apa penyebabnya, yang pasti penggunaan BBM masih tinggi, bahkan Indonesia terpaksa impor dalam jumlah besar.

Saat ini, produksi gas dalam negeri sebenarnya cukup tinggi dibandingkan minyak. Namun penggunaan energi di Indonesia masih didominasi oleh BBM yang harganya mahal. Ujung-ujungnya, subsidi yang dikeluarkan tinggi.

"Khusus untuk listrik memang peningkatan yang tinggi subsidi listriknya itu adalah karena lambatnya program pembangunan pembangkit 10 ribu megawatt (MW) tahap satu yang menggunakan batubara. Jadi pembangkit listrik berbahan bakar BBM masih banyak. Belum lagi beberpaa pembangkit gas kita belum berhasil," tutur Agus.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads