Pelanggan Listrik Baru di 5 Daerah Ini Masih Minim Tahun Depan

Pelanggan Listrik Baru di 5 Daerah Ini Masih Minim Tahun Depan

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 21 Sep 2012 08:14 WIB
Pelanggan Listrik Baru di 5 Daerah Ini Masih Minim Tahun Depan
Jakarta - PT PLN (persero) tahun depan menargetkan ada penambahan pelanggan baru dari golongan rumah tangga sebanyak 2,9 juta, berdasarkan data PLN yang disampaikan dalam Rapar Kerja di Komisi VII DPR.

Menurut Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, prakiraan tambahan pelanggan baru untuk rumah tangga sebanyak 2.952.651 pelanggan.

"Sedangkan realisasi tambahan pelanggan rumah tangga 2012 sampai Juli adalah 1.994.468. Berdasarkan data diatas maka prakiraan tambahan pelanggan 2013 untuk rumah tangga adalah 2.500.000 pelanggan dengan mempertimbangkan kemungkinan terkecil yang bisa disambung," ungkap Nur beberapa hari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini dia 5 daerah yang paling sedikit dapat pemasangan listrik untuk tahun depan.

5. Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat yang tahun ini tingkat ketersambungan listriknya (elektrifikasi) masih 67,87%, tahun depan ditargetkan hanya akan ada sambungan listrik sebanyak 52.040 pelanggan rumah tangga baru.

4. Maluku dan Maluku Utara

Tahun depan PLN menargetkan ada pemasangan listrik untuk rumah tangga baru sebanyak 47.620 pelanggan. saat ini rasio elektrifikasiΒ  untuk Maluku sebesar 72,01% dan Maluku Utara sebesar 71,68%.

3. Nanggroe Aceh Darussalam

PLN menargetkan ada pemasangan listrik baru di NAD sebanyak 45.003 pelanggan rumah tangga baru.
Saat ini rasio elektrifikasi di NAD sudah mencapai 89,79%.

2. Sumatera Barat

PLN menargetkan ada pemasangan baru pelanggan rumah tangga di Sumatera Barat hanya sebanyak 43.151 pelanggan. Pada 2012 rasio elektrifikasi di Sumatera Barat mencapai 80,19%.

1. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

PLN hanya menargetkan pemasangan baru di Bangka Belitung sebanyak 30.164 pelanggan rumah tangga baru. Saat ini rasio eletrifikasi di Babel mencapai 83,39%.
Halaman 2 dari 6
(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads