Pertamina Rugi Rp 198,3 Miliar Akibat Minyaknya Dicuri

Pertamina Rugi Rp 198,3 Miliar Akibat Minyaknya Dicuri

- detikFinance
Selasa, 25 Sep 2012 17:58 WIB
Pertamina Rugi Rp 198,3 Miliar Akibat Minyaknya Dicuri
Jakarta - Anak usah Pertamina di sektor hulu migas yakni PT Pertamina EP mengaku, hingga 17 September 2012 telah rugi Rp 198,3 miliar akibat aksi pencurian minyak mentah di jalur pipa Tempino-Plaju, Sumatera Selatan.

Manajer Humas PT Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan, dari Januari-17 September 2012, pengiriman minyak mentah Pertamina EP ke kilang pengolahan hilang rata-rata sebanyak 17%.

"Loss pengiriman minyak mentah kita ke kilang pengolahan dari Januari-17 September 2012 hilang rata-rata sebanyak 17%," ungkap Agus kepada detikFinance, Selasa (25/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agus, dalam sebulan Pertamina EP mendistribusikan minyak mentah sebanyak 330.000 barel per bulan atau dengan rata-rata per hari mencapai 11.000 barel.

"Setelah kita hitung ternyata kehilangan pengiriman minyak kami sebesar 17%, atau hingga 17 September mencapai 232.000 barel jika dirupiahkan mencapai Rp 198,3 miliar lebih," ujar Agus.

Hilangnya minyak mentah sebanyak 232.000 barel tersebut karena aksi pencurian minyak mentah dengan cara melubangi pipa minyak milik PT Pertagas (Pertamina Gas) yang digunakan untuk mendistribusikan minyak mentah dari lapangan minyak ke kilang domestik dan ekspor.

"Loss 17% akibat aksi pencurian minyak yang sering terjadi dari tahun ke tahun," kata Agus.

Untuk menangani masalah ini, kata Agus, pihaknya sudah berupaya bekerjasama dan berkoordinasi denga berbagai pihak seperti BP Migas, Kepolisian, hingga TNI dan Polhukam.

"Pasalnya pihak pencuri seperti terorganisir, selain pihak luar yang melakukan pencurian, tetapi juga melibatkan pihak dalam seperti oknum Pertamina sendiri dan pihak keamanan, makanya kita sampai meminta bantuan Polhukam," ungkapnya lagi.

"Sudah ada oknum Pertamina yang kita pecat, orang Elnusa juga, dan pihak ketika yang bekerja dengan kami," tandas Agus.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads