Jaringan Terhubung Se-ASEAN, Harga Listrik Bakal Lebih Murah

Jaringan Terhubung Se-ASEAN, Harga Listrik Bakal Lebih Murah

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 26 Sep 2012 15:01 WIB
Jaringan Terhubung Se-ASEAN, Harga Listrik Bakal Lebih Murah
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Mulai 2015 nanti, ekspor-impor listrik bukan hal tabu lagi. Karena dengan terhubungnya jaringan listrik negara-negara ASEAN membuat pasokan listrik lebih banyak dan harganya jauh lebih murah.

Sekjen Head of ASEAN Power Utilities Authorites (HAPUA) Syaiful Bakhri Ibrahim mengatakan, dengan tersambungnya jaringan listrik di negara ASEAN dalam program ASEAN Connectivity, maka akan tercipta ketahanan energi di ASEAN bakal terjaga.

"Manfaat adanya ASEAN Connectivity khususnya untuk jaringan listrik akan membuat tersedianya energy security (ketahanan energi) di ASEAN," kata Syaiful ketika ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (2/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, kata Syaiful, di ASEAN ada 3 sumber energi besar misalnya di Mekong Thailand yang mempunyai potensi listrik dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) 2.000 megawatt (MW). Di Indonesia punya batubara, di Filipina ada geothermal atau panas bumi yang infrastrukturnya sudah terbangun bagus.

"Idenya bagaimana energy full mix ini bisa dimanfaatkan sebagai energy security antara negara-negara ASEAN," ucap Syaiful.

Intinya nanti, misal Indonesia tidak perlu lagi membangun PLTA di Jawa dan Sumatera, lebih efisien ambil saja dari Mekong. Begitu pula geothermal listriknya bisa langsung beli dari Filipina.

"Jadi kita tidak perlu investasi cukup besar untuk bangun PLTA, kita bisa beli listrik yang harganya bisa jauh lebih murah, begitu juga sebaliknya negara lain bisa beli listrik dari pembangkit batubara Indonesia," ujarnya.

Bahkan kata Syaiful, jaringan listrik ini bisa digunakan untuk seluruh daerah di negara ASEAN termasuk seluruh Indonesia.

"Tentu bisa untuk seluruh Indonesia apabila jaringannya sudah terbangun tanpa harus ada pembangkit," tegasnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads