Bos PLN Akui Korupsi Bikin Citra Perusahaan Buruk

Bos PLN Akui Korupsi Bikin Citra Perusahaan Buruk

- detikFinance
Jumat, 28 Sep 2012 12:06 WIB
Bos PLN Akui Korupsi Bikin Citra Perusahaan Buruk
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji mengakui praktik penyimpangan oleh oknum PLN masih terjadi. Penyimpangan mulai dari masalah layanan pelanggan hingga soal pengadaan barang dan jasa (procurement).

"Kalau terjadi korupsi, nilainya bisa signifikan di procurement, kalau di pelayanan pelanggan itu nilainya kecil tapi banyak. Dan membuat citra buruk, karena banyak orang ketemu dengan PLN, itu buruk sekali," kata Nur Pamudji saat ditemui di Acara Workshop Menuju Jasa Kelistrikan yang Bebas Korupsi di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/12).

Nur menuturkan masalah seperti itu masih banyak terjadi di tingkat pelayanan jasa. Ia mencontohkan hal-hal seperti pemasangan listrik, pengaduan gangguan konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di pelayanan sehari-hari misalnya mengalami gangguan, listriknya mati, maka kalau anda memerlukan pelayanan jangan sampai dimintain uang. Peluang seperti itu harus kita perkecil," tambahnya.

Ia menambahkan, PLN akan meminimalisir potensi kejadian-kejadian tersebut, dengan mendorong konsumen untuk menggunakan layanan kelistrikan lewat sistem internet dan telepon.

"PLN harus terbuka, prosedur harus jelas dari pelanggan. Media internet sudah luas, pelanggan yang ingin mendapat sambungan ini harus jelas, berapa dia membayar. Di Jakarta lebih banyak yang minta sambungan di call center atau website dibanding ke kantor PLN," sambungnya.

Menurutnya peluang praktek korupsi akan besar jika ada pertemuan antara pelanggan dan pemberi layanan.

"Secara sistem kita bangun satu cara agar tidak ada tatap muka, temu wajah antara pelanggan dan pemberi layanan. Karena kalau dua orang ketemu itu membuka peluang adanya biaya tambahan," pungkasnya.


(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads