Hal ini diungkapkan oleh Ketua YLKI Sudaryatmo saat ditemui di sela-sela acara Workshop Menuju Jasa Kelistrikan yang Bebas Korupsi di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/12).
"Saya punya datanya, kalau di Indonesia prosentase data pengaduan listrik di angka 10-13%," ungkap Sudaryatmo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di Malaysia cuma 3%, bahkan di Hong Kong masalah listrik sudah selesai, jadi nggak ada lagi pengaduan," jelasnya.
Menurutnya pengaduan ini mencakup tingkat pelayanan ataupun kualitas pelayanan kelistrikan yang diberikan kepada konsumen. Aduan yang terjadi tak hanya dari gangguan listrik seperti mati lampu, namun untuk konsumen yang belum mendapat aliran listrik pun kerap terjadi.
"Aduan dari sambung baru, bagaimana konsumen yang belum mendapat aliran listrik itu mendapat aliran listrik, sekarang baru 65 persen masih ada 35 persen, kapan dia dapat sambungan listrik khususnya Jabodetabek," tutupnya.
(zlf/hen)











































