Kemarin, minyak hasil curian milik Pertamina di jalur Tampino-Plaju Sumatera Selatan terbakar. Setelah api padam, petugas keamanan disiagakan 1x24 jam di lokasi.
Hal ini disampaikan oleh Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto dalam keterangannya yang dikutip detikFinance, Kamis (4/10/2012).
"Pipa Tempino sudah beroperasi normal, pagi ini, pembersihan lokasi, monitoring performance pipa di daerah sekitar kebakaran, menyiagakan petugas stand by 1x24 jam, posko pengamanan, penguatan pipa sepanjang 30 meter dekat zona yang terbakar," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, kebakaran minyak hasil curian kemarin menewaskan sekitar 5 orang dan 18 korban luka bakar. Para korban tersebut adalah para pencuri itu sendiri.
"Pertamina sangat menyayangkan aksi penjarahan minyak yang masih sering terjadi di jalur pipa minyak Tempino-Plaju hingga saat ini. Aksi penjarahan tidak saja merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah, tetapi juga telah mengakibatkan kebakaran dan menimbulkan korban jiwa. Pertamina juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga dan melaporkan jika ada tindakan mencurigakan yang terjadi di sekitar jalur pipa Tempino-Plaju," kata Agus. (dnl/ang)











































