Harga minyak jenis Brent naik hingga di atas US$ 109 per barel hari ini karena meningkatkan tensi antara Suriah dan Turki yang membuat pelaku pasar khawatir terhadap suplai minyak di Timur Tengah.
Militer Turki hari ini kembali menyerang masuk ke Suriah dalam dua hari berturut-turut, setelah bom dari Suriah ditembakkan dan membunuh 5 warga Turki. Ini menyebabkan tensi kedua negara makin panas.
Pemerintah Turki mengatakan, aksi agresif tersebut dilakukan guna mempertahankan keamanan negaranya. Selain itu parlemen Turki pun sudah setuju terkait langkah agresi ke Suriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konflik Suriah dan Turki dikhawatirkan mengganggu suplai minyak. Karena beberapa pipa minyak berada di wilayah kedua negara," ujar Analis dari Commerzbank Carsten Fritsch dikutip dari Reuters, Kamis (4/10/2012).
Pada perdagangan hari ini, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengiriman November naik US$ 1,44 menjadi US$ 109,61 per barel, setelah Rabu kemarin sempat turun ke US$ 107,6 7 per barel.
Sementara minyak jenis light sweet di pasar New York untuk pengiriman November naik 70 sen ke US$ 88,84 per barel, setelah kemarin turun ke level terendahnya.
(dnl/hen)











































