Produksi Minyak Anjlok ke 842.974 BOPD, Ini Alasan BP Migas

Produksi Minyak Anjlok ke 842.974 BOPD, Ini Alasan BP Migas

Rista Rama Dhany - detikFinance
Sabtu, 06 Okt 2012 11:55 WIB
Produksi Minyak Anjlok ke 842.974 BOPD, Ini Alasan BP Migas
Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengakui sampai saat ini produksi minyak terus turun. Produksi pada 4 Oktober lalu tercatat hanya 842.974 Barel Oil Per Day (BOPD). Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Gde Pradyana, mengatakan, produksi minyak mentah saat ini memang sedang turun-turunnya karena banyak kendala produksi.

Permasalahan utama turunnya produksi secara nasional tidak hanya berkurangnya hasil pada ladang minyak besar seperti Duri, Minas dan lainnya, tapi juga adanya perbaikan alat.

"Saat ini sedang ada beberapa pekerjaan dulu di lapangan yg ikut membuat produksi minyak dan gas berkurang. Antara lain, pekerjaan Turn Around (TAR) pada Train-1 Tangguh di Papua yang akan berlangsung sampai akhir bulan ini," kata Gde kepada detikFinance, Sabtu (6/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Gde, pengerjaan di Train-1 Tangguh tersebut, membuat produksi gas turun sekitar 930 juta kaki kubik ber hari/mmscfd dan kondesat turun 5.000 barel.

"TAR di Train-1 Tangguh membuat produksi gas kita dari Tangguh turun sekitar 930 mmscfd dan kondensat 5000 barel. Minyak dan gas tersebut tidak hilang, tapi masih tersimpan di dalam perut bumi," ungkap Gde.

Terkait terus turunnya produksi minyak Indonesia tiap harinya, menurut Gde hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi. "Produksi harian akan selalu naik-turun? Nanti setelah TAR dan pekerjaan-pekerjaan di lapangan lain selesai maka produksi akan naik lagi," yakin Gde.

Faktor lain turunnya produksi adalah terhambatnya pekerjaan PT Pertamina EP di lapangan Mundu, Jatibarang, Sumatera Selatan karena dihalang-halangi karyawan. Pekerja outsourcing yang menutup lokasi kerja membuat produksi turun 1.500 BOPD.



(rrd/wep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads