Menteri BUMN Dahlan Iskan memboyong tujuh perusahaan plat merah menghadap pimpinan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) untuk ikutan tender proyek migas senilai total Rp 200 triliun.
Dahlan mengharapkan, BUMN bisa bersatu untuk memenangkan, minimal sepertiga dari total proyek BP Migas atau Rp 70 triliun. "Saya membawa banyak sekali Direktur Utama BUMN ke BP Migas, karena BP Migas itu dalam satu tahun punya anggaran Rp 200 triliun. Nah, saya kemarin bicara dengan BP Migas," papar Dahlan , Jakarta, Senin (9/10/2012).
"Nah, karena Rp 200 triliun itu besar sekali. Kalau kita bisa merebut 1/3 itu sudah Rp 70 triliun," tambah Dahlan usai Rapim BUMN di PT Danareksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BUMN bisa meningkatkan kemampuan dan kolaborasi juga dengan swasta agar kalau tender itu tidak kalah. Nah, kita rumuskan dari segi kualitas, selama ini ada keluhan bahwa delivery-nya, misalnya kurang baik, ini tidak mau, kualitas dan harga juga harus baik," tambahnya.
Dahlan optimis, mulai tahun depan perusahaan plat merah berasama perusahan swasta dalam negeri bisa menikmati kue manis proyek-proyek migas senilai Rp 200 triliun.
(hen/wep)











































