Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, meskipun subsidi BBM Rp 200 triliun lebih banyak diterima orang tak berhak, namun pemerintah belum bisa melepaskan subsidi.
"Subsidi tidak mungkin kita hilangkan. Saat ini ada sekitar 30% yang diterima pihak yang berhak," kata Hatta saat ditemui di Imperial Hotel, Tokyo, Selasa (9/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta menyatakan, subsidi harus diberikan pemerintah kepada masyarakat. "Subsidi harus diberikan, apakah nanti bentuknya diubah, tetap harus ada," katanya.
(dnl/hen)











































