Fasilitas Dirusak, Pertamina EP Baru Normal Berproduksi 7 Hari Lagi

Fasilitas Dirusak, Pertamina EP Baru Normal Berproduksi 7 Hari Lagi

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 09 Okt 2012 16:25 WIB
Fasilitas Dirusak, Pertamina EP Baru Normal Berproduksi 7 Hari Lagi
Jakarta -

Akibat ulah pendemo yang merusak fasiltas produksi minyak di Lapangan Mundu, manajemen Pertamina EP mengaku belum dapat produksi. Total kerugian Pertamina EP karena insiden ini ditaksir mencapai Rp 9 miliar.

Perbaikan masih terus dilakukan, dan perseroan memperkirakan baru bisa berproduksi normal tujuh hari ke depan. Demikian disampaikan Manager Humas PT Pertamina EP, Agus Amperianto kepada detikFinance, Selasa (9/10/2012).

"Kami belum dapat kembali produksi, karena fasilitas produksi dirusak sehingga masih menunggu perbaikan," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama demo berlangsung, produksi Pertamina EP dihentikan. Perseroan pun kehilangan kesempatan memproduksi minyak sebanyak 1.500 barel per hari.

"Sampai saat ini produksi masih berhenti. Memang sumur produksi mayoritas gas lifting, tahapan recovery produksi untuk kembali normal pada laju alir normal hingga 1.500 barel oil per day masih memerlukan waktu atau tahapan selama 7 hari ke depan,” ujar.

Kondisi terkini, Agus menceritakan, pendemo tidak lagi berkeliaran lagi di lokasi kerja. Karena kemarin sempat terjadi penolakan tindakan anarkis yang muncul dari masyarakat sekitar.

"Sudah tidak berkeliaran lagi para pendemo buruh tersebut, jadi karyawan dan kendaraan perusahaan sudah bisa ke lokasi kerja. Bubarnya para pendemo tersebut, yang hampir selama 7 hari ini dikarenakan adanya penolakan dari warga setempat,” tandasnya.

(rrd/wep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads