Pembangkit Bermasalah, PLN Wilayah Kaltim Lakukan Pemadaman Bergilir

Pembangkit Bermasalah, PLN Wilayah Kaltim Lakukan Pemadaman Bergilir

Robert - detikFinance
Selasa, 09 Okt 2012 17:36 WIB
Pembangkit Bermasalah, PLN Wilayah Kaltim Lakukan Pemadaman Bergilir
Samarinda - Sejumlah pembangkit listrik di Sistem Mahakam sedang bermasalah dan mengalami penurunan daya. PT PLN (Persero) Wilayah Kaltim terpaksa melakukan pemadaman bergilir di 3 kota yakni Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong.

"Ada beberapa pembangkit mengalami masalah gangguan di sistem mahakam, sehingga ada pemadaman," kata Kepala Komunikasi dan Hukum PT PLN (Persero) Wilayah Kaltim, Imam Taufik, kepada detikFinance, Selasa (9/10/2012).

Taufik mengatakan, kondisi gangguan pembangkit disertai penambahan jumlah pelanggan dan daftar calon pelanggan yang masuk daftar tunggu (waiting list), juga menyebabkan pemadaman terpaksa dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penambahan pelanggan juga tidak bisa distop dan penambahan beban daya semakin tinggi," ujar Taufik tanpa merinci penambahan pelanggan dan daya yang dimaksud.

Diterangkan Taufik, kondisi pembangkit yang bermasalah itu antara lain berada di Senoni serta di PLTGU Tanjung Batu, juga menurunkan kemampuan daya.

"Di Senoni itu karena terbakar, perbaikan belum rampung. PLTGU di Tanjung Batu itu mengalami penurunan pasokan gas sehingga mengalami menurunkan kemampuan," sebut Taufik.

Meski begitu, lanjut Taufik, budaya hemat listrik yang dilakukan masyarakat, khususnya yang berada di sistem mahakam, saat ini sudah berlangsung cukup baik.

"Tapi dikarenakan saat ini masuk musim kemarau dan cuaca yang cukup panas, ada penambahan beban. Semisal penggunaan AC (Air Conditoner)," ungkap Taufik.

Pemadaman listrik di Samarinda misalnya, berlangsung setiap hari secara bergilir di berbagai wilayah setiap harinya, lebih dari sepekan terakhir. Pemadaman itu bahkan berlangsung hingga lebih dari 2 jam. Kondisi itu pun dikeluhkan warga.

Di media harian lokal di Kaltim terbitan hari ini misalnya, tertulis jadwal pemadaman bergilir yang rilis oleh PT PLN (Persero) Cabang Balikpapan, disebabkan penurunan kemampuan daya.

"Yang jelas, waktu Pak Dahlan menjabat sebagai Direktur PLN, di Samarinda ini jarang sekali listrik padam. Tapi setelah beliau jadi menteri, pemadaman listrik jadi tidak karuan. Penyakit padam listrik kambuh lagi," keluh warga Jl Dr Sutomo, Amrullah.

Menanggapi itu, Taufik membantah terjadi penurunan pelayanan kepada pelanggannya, khususnya pelanggan yang berada di sistem mahakam.

"Semangat Pak Dahlan sewaktu menjabat Direktur PLN untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, tetap ada. Tidak ada perubahan," kilah Taufik.

(dru/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads