"BPH Migas terang-terangan melakukan tindakan yang tidak adil, tidak fair, berpihak kepada salah satu SPBU Asing yakni Shell dan tidak transparan dalam melakukan tender," kata Eri kepada detikFinance, Jumat (12/10/2012).
Pasalnya, kata Eri, saat tender kuota BBM subsidi, untuk mendapatkan sisa tender 3% dari kuota BBM subsidi 2013 dari 46 juta KL BBM subsidi yang ditetapkan, ia menganggap pihak BPH Migas berat sebelah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan yang membuatnya geram, pihak Shell dengan salah satu pejabat BPH Migas bersama-sama meninjau lokasi SPBU di Jawa Timur.
"Buktinya ada, anggota kami laporan ke kita, mereka tinjau juga SPBU anggota kami, dan itu juga sudah diakui Ketua BPH Migas sendiri (Andy Noorsaman Someng), dan Andy sudah menegur si-pejabat tersebut," ucapnya.
Hal ini kata Eri, menunjukan kalau BPH Migas selaku perwakilan pemerintah berat sebelah, di tengah tender terbuka, pesertanya ada Shell juga di dalamnya.
(rrd/hen)











































