"PLN dan GE hari ini menandatangani letter of Intent (LoI) untuk mengembangkan pusat listrik tenaga biomass berbahan bakar serpihan kayu di pulau Sumbawa NTT," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji di sela acara The 19th Conference of the Electric Power Supply Industri di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (15/10/2012).
Dikatakan Nur, pembangkit biomass yang akan dibangun tersebut berdaya listrik 1 MW dengan investasi diperkirakan hingga US$ 2 juta atau sekitar Rp 18 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan CEO GE Indonesia Handry Satriago, teknologi mesin gas (gas engine) GE telah banyak digunakan di sektor kelistrikan di Indonesia. Lebih dari 700 unit yang terdiri dari mesin Jenbacher dan Waukesha telah beroperasi dengan menggunakan bahan bakar gas alam dan non gas alam.
"Sebanyak 30 persen dari mesin-mesin tersebut digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik secara ramah lingkungan dan menggunakan bahan bakar terbarukan dari palm oil mill effluent, biogas dari limbah pertanian, gas sintetik (syngas) dari batubara rendah kalori, coal bed methane, dan produk-produk dari sektor minyak dan gas bumi," tegasnya.
(rrd/dnl)











































