Tingginya konsumsi BBM subsidi ini menurut pemerintah adalah akibat tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor, baik motor dan mobil. Namun ternyata ada juga BBM subsidi yang dinikmati orang mampu serta diselundupkan ke industri.
Menurut laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) seringkali terjadi penyelundupan BBM subsidi yang jumlahnya lumayan. Penyelundupan terjadi ke luar negeri atau kepada industri yang tak berhak disubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5. Sumut
|
|
Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 865 ribu KL pada periode Januari-September 2012. Ini 7,62% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 804 ribu KL. Hingga akhir tahun, kuota solar di Sumut adalah 1,074 juta KL.
4. DKI Jakarta
|
|
Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 636 ribu KL pada periode Januari-September 2012. Ini 2,59% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 620.757 KL. Jatah solar DKI sampai akhir tahun adalah 829.186 KL.
3. Jawa Tengah
|
|
Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 1,332 juta KL pada periode Januari-September 2012. Ini 0,96% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 1,319 juta KL. Hingga akhir tahun, jatah solar di Jateng adalah 1,762 juta KL.
2. Jawa Timur
|
|
Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 1,644 juta KL pada periode Januari-September 2012. Ini 2,18% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 1,609 juta KL. Hingga akhir tahun, Jatim mendapat jatah solar 2,149 juta KL.
1. Jawa Barat
|
|
Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 1,531 juta KL pada periode Januari-September 2012. Ini 4,49% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 1,466 juta KL. Hingga akhir tahun, Jabar mendapat jatah solar 1,958 juta KL.
Halaman 2 dari 6











































