RI Masih Tahan Stok Minyak Mentah 11 Juta Barel

RI Masih Tahan Stok Minyak Mentah 11 Juta Barel

- detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 12:22 WIB
RI Masih Tahan Stok Minyak Mentah 11 Juta Barel
Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menyatakan adanya stok minyak mentah 11 juta barel yang masih ditahan. Dari jumlah itu, 5 juta barel masih bisa dijual untuk menambah penerimaan negara.

Demikian disampaikan Kepala BP Migas R. Priyono dalam rapat dengan Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2012).

"Pada saat ini masih tersedia stok minyak sebesar 11 juta barel dan dapat dilakukan lifting sebesar 5 juta barel," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Priyono menyatakan, dengan pencapaian penerimaan negara dari sektor minyak dan gas yang hampir mendekati target, maka penjualan minyak tersebut masih bisa dilakukan pada tahun depan.

"Perlu menjadi pertimbangan kita bersama apakah stok tersebut perlu di-lifting, mengingat target pencapaian penerimaan APBN dari sektor hulu migas tahun 2012 akan tercapai," ujarnya.

Sebagai informasi, realisasi penerimaan negara dari sektor minyak dan gas memperlihatkan tren positif. Sampai dengan September 2012, realisasi penerimaan negara sudah mencapai US$ 27,1 miliar atau 81% dari target APBN-P 2012 sebesar US$ 33,5 miliar.

Pada akhir tahun, penerimaan negara diharapkan bisa mencapai sekitar US$ 34,5 miliar, atau 103% dari target APBN-P 2012. Pencapaian ini melalui usaha untuk memaksimalkan harga LNG di pasar spot dan peningkatan harga gas di dalam negeri yang masih terlalu rendah.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads