Grup perusahaan milik Oesman Sapta Odang yaitu OSO grup dikabarkan akan membangun kilang minyak senilai US$ 4,8 miliar atau sekitar Rp 43,2 triliun di dekat Batam, Kepulauan Riau.
Kilang ini merupakan joint venture dengan perusahaan minyak Azerbaijan yaitu SOCAR (State Oil Company of the Azerbaijani Republic). Kerjasama ini akan diformulasikan November tahun ini.
Targetnya, kilang minyak tersebut bisa memproduksi BBM 600 ribu barel per hari saat dioeprasikan 2017 nanti. Kilang ini akan berlokasi di tanah konsesi milik OSO di kawasan free trade zone dekat pulau Batam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendanaan proyek ini dari kedua pihak, tapi paling besar adalah dari Azerbaijan. Tapi kami akan menyediakan semua fasilitas, perizinan, lahan, dan segala hal lainnya," ungkap Asril.
OSO grup merupakan sebuah perusahaan dengan berbagai macam bisnis, seperti pertambangan, sawit, hotel, perawatan pesawat, serta perikanan.
(dnl/hen)










































