Anggota Komisi VII DPR sempat saling berdebat untuk melanjutkan atau menunda rapat tersebut.
Dikatakan anggota Komisi VII dari Fraksi Golkar Gusti Iskandar Sukma, rapat tersebut dilakukan untuk meminta klarifikasi Dahlan Iskan selalu mantan Direktur Utama PLN terkait temuan BPK tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi VII terus berdebat sampai kapan rapat ini ditunda. Karena DPR sudah memasuki masa reses pada Kamis ini hingga 18 November 2012 nanti.
"Kalau ditunda, kapan? Rabu? Bisa datang apa tidak Dahlannya? Karena kita Kamis sudah masuk masa reses, kalau ditunda setelah masa reses agenda ini sulit dimasukkan, karena makin banyak pembahasan yang harus diselesaikan DPR," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon.
Sementara PLT Deputi Kementerian BUMN Heri Sesutyo mengatakan, Dahlan hari ini mengikuti Rapat Kabinet dengan Presiden SBY. Kemudian Selasa besok akan menghadiri soft opening pelabuhan di Balikpapan.
"Sementara hari Rabunya menghadiri program MP3EI Perluasan Bandara Sepingan di Balikpapan," kata Heri.
Sementara Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, Menteri ESDM Jero Wacik juga tidak bisa menghadiri rapat karena baru akan kembali pada lawatan ke Dubai pada hari Rabu.
"Namun jika diizinkan dari Kementerian ESDM, yang mewakili saya sendiri," kata Rudi.
Akhirnya rapat kerja membahas temuan BPK ini ditunda. Seperti diketahui, BPK melaporkan kerugian PLN pada 2009 mencapai Rp 17 triliun, sedangkan di 2010 kerugian mencapai Rp 19,7 triliun. Pada periode tersebut, PLN dipimpin Dahlan Iskan.
(rrd/dnl)











































