"Di 2017 semua barang yang ada di situ akan menjadi milik negara. Karena Pertamina milik negara, memenuhi atau tidak, Pertamina harus diberikan kekuasaan untuk mengelola blok tersebut," kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Namun dikatakan Rudi, Pertamina tidak bisa sendiri mengelola blok tersebut sendiri. Pertamina tetap harus mengandeng mitra lain termasuk BUMD dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurut Rudi, siapapun pihak yang main di belakang, baik itu Pertamina dan KKKS harus menyiapkan dana untuk itu.
"Karena ini juga menyangkut produksi 5 tahun ke depan (2012-2017) yang masih dikelola Total, kalau tidak didiskusikan maka produksi gas di blok tersebut dalam 5 tahun ke depan bisa down (turun drastis)," tegas Rudi.
(rrd/dnl)











































