Siapa Presiden RI Paling 'Rajin' Naikkan Harga BBM?

Siapa Presiden RI Paling 'Rajin' Naikkan Harga BBM?

- detikFinance
Selasa, 23 Okt 2012 07:32 WIB
Siapa Presiden RI Paling Rajin Naikkan Harga BBM?
Jakarta - Dalam sejarah pemerintahan Indonesia, nyaris semua Presiden pernah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Siapakah presiden yang paling banyak menaikan harga BBM?

Seperti dikutip detikFinance dari berbagai sumber, Selasa (23/10/2012), klik di bawah ini untuk melihat mereka.

4. Abdurrahman Wahid

Presiden Indonesia keempatΒ  yang akrab disapa Gus Dur ini pernah menaikkan harga BBM bersubsidi sebanyak 2 kali. Namun pada saat Pemerintahan Gus Dur, harga Premium saat itu tahun 2000-2001 masih di bawah Rp 1.500 per liter. Pada saat itu harga ICP masih berada diharga US$ 30 per barel.

3. Megawati Soekarno Putri

Pada masa kepemimpinan Presiden Megawati sejak periode 2002 sampai 2003 terjadi 2 kali kenaikan harga BBM subsidi dan 7 kali penyesuaian harga BBM subsidi.

Pada saat pemerintahan Megawati, harga BBM pada saat itu berada di harga Rp 1.750 per liter dengan harga Indonesia Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah Indonesia masih di bawah US$ 40 per barel.

2. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat ini pada 2004 hingga sampai saat ini telah menaikan harga BBM sebanyak 3 kali dan 3 kali pula menurunkan harga BBM.

Dari awalnya Rp 1.750 per liter naik Rp 1.810 per liter menjadi Rp 4.500 per liter pada 1 Oktober 2005, dan kembali pada 2008 dinaikan harganya Rp 6.000 per liter.

Namun kembali diturunkan pada tahun yang sama menjadi Rp 5.500 per liter, turun ladi Rp 5.000 lalu sampai saat ini diturunkan menjadi Rp 4.500 per liter.

Pada masa Presiden SBY, terjadi kenaikan harga minyak mentah cukup tinggi yang awalnya masih diharga US$ 40 per barel terus menanjak US$ 60 per barel, lalu naik lagi menjadi US$ 90 per barel pada tahun 2008 bahkan pada 2012 pernah menyentuh US$ 120 per barel.

4. Soeharto

Selama 32 tahun masa kepemimpinan Presiden Soeharto, diambil kebijakan kenaikan harga BBM subsidi sebanyak 18 kali.

Kenaikan pertama kali pada tahun 1966, dimana dimasa Pemerintahan Soeharto harga BBM berada di bawah Rp 1.000 per liter dimana harga ICP masih berada di bawah US$ 20 per barel.

Pada masa pemerintahan Soeharto, harga BBM paling tinggi Rp 1.200 per liter.
Halaman 2 dari 5
(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads