Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menyatakan, Jakarta telah menikmati tambahan BBM bersubsidi itu sejak tanggal 21 September 2012 lalu.
"Kuota BBM bersubsidi di Jakarta kan habis tanggal 21 September kemarin. Jadi semenjak itu, dia sudah menggunakan tambahan BBM," ujarnya ketika di tengah acara Dialog Energi Tahun 2012 yang diadakan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (24/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya pemakaian hariannya 6.000-6.500 KL tinggal dikali saja dari 21 September sampai sekarang," jelasnya.
Sementara itu, lanjut Ali, untuk daerah lain seperti Riau, Kalimantan, dan Jawa Barat yang diperkirakan bakal habis BBM bersubsidinya, ternyata masih tersedia pasokan hingga 26 Oktober 2012 mendatang.
"Jabar kayaknya 26 Oktober habisnya, Riau, Kalimantan juga," cetusnya.
(nia/dnl)











































