Rencana ini tindak lanjut dari pembangunan PLTS di Pegunungan Bintang tepatnya di Distrik Oksibil yang berkapasitas 300 kwp, juga pembagian ratusan panel surya gratis ke distrik-distrik perbatasan.
"Kita akan lakukan pembangunan disana, PLTA Digul dan Serambaton," ungkap General Manager PT PLN (Persero) cabang Papua dan Papua Barat Robert Sitorus saat ditemui detikFinance di Kantor PLN di Kota Jayapura, Rabu (24/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Digul dan Serambaton, kita udah survei dan lakukan FS selama 2 bulan. Ada potensi air deras disana dan cukup untuk gerakan turbin. Nantinya akan menghasilkan rata-rata 280 kw dengan investasi Rp 4 miliar untuk 1 PLTA nya," tuturnya.
Ditempat yang berbeda Direktur Operasional PT (Persero) PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga mengatakan 4-5 tahun mendatang PLTA tersebut harus sudah dibangun di kedua tempat itu dengan didampingi kawasan industri yang menunjang.
"4-5 tahun target kita, ada dana PLN untuk investasi Rp 70 triliun tiap tahunnya itu kita gunakan. Jelas harus ada kawasan industri penunjang seperti industri semen disana biar efektif," pungkasnya.
(wij/hen)











































