Pertamina Simpan Stok BBM Senilai Rp 26 Triliun

Pertamina Simpan Stok BBM Senilai Rp 26 Triliun

Ramdhania El Hida - detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 12:51 WIB
Pertamina Simpan Stok BBM Senilai Rp 26 Triliun
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan menyimpan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) baik premium, pertamax, pertamax plus, dan solar untuk 20-21 hari. Ini untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Demikian disampaikan Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir saat ditemui di sela Dialog Energi Tahun 2012, di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (24/10/2012).

"Kami telah mengamankan stok BBM selama 20 hari. Dengan melihat upaya kami untuk membantu ketahanan energi, kami harap dalam pelaksanaan PSO (subsidi), pemerintah tidak menyamakan kami dengan perusahaan lain yang hanya mampu menyumbangkan distribusi BBM di beberapa daerah," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk stok 20 hari ini, Ali menyebutkan Pertamina telah menggelontorkan Rp 26 triliun. Rata-rata konsumsi BBM nasional adalah 1,3 juta barel per hari.

"Kalau stok BBM selama 20-21 hari yang kami miliki, dengan rata-rata konsumsi nasional 1,3 juta barel per hari. Maka, stok ini nilainya sekitar Rp 26 triliun dan ini murni ditanggung Pertamina sendiri," tegasnya.

Untuk itu, jika ada usulan untuk menambah pasokan hingga 33 hari, Ali mengaku hal tersebut bukanlah perkara mudah. Karena dibutuhkan tambahan investasi dan infrastruktur guna memenuhi tambahan pasokan tersebut.

"Itu tentunya butuh investasi yang besar ya, dari sisi depot, yang awalnya bisa menampung selama 20 hari lalu ditingkatkan menjadi 33 hari. Untuk pasokannya, artinya stok akan bertambah 13 hari. Dikali 1,3 juta barel, dan dikalikan harga minyak US$ 100 per barel, maka investasinya mencapai sekitar Rp 13 triliun. Lalu, siapa yang harus menanggung ini?" pungkasnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads