Seperti diungkapkan Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng, hingga September 2012 tim pengawasan BBM berhasil mengamankan 26.128.100 liter dengan nilai Rp 289,125 miliar.
"Tim Satgas BBM yang terdiri dari Polri, TNI, intelejen, BPH Migas, dan Pemda hingga September 2012 berhasil mengamankan upaya penyelundupan BBM subsidi sebesar 26.128.100 liter dengan nilai Rp 289.125.124.400," kata Andy dalam Rapat Dengar Pendapat (RPD) dengan Komisi VII DPR yang diadakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil penindakan di Kaltim tersebut sebesar 100.000 liter minyak solar dengan nilai Rp 985.800.000," ungkap Andy.
Tim juga berhasil mengamankan 250.109.000 liter MFO (solar untuk kapal) dari kapal KMT Cosmic di perairan Batam pada 25 April 2012, dan mengamankan penimbunan BBM sebanyak 6.000 liter.
"Hasil penindakan di wilayah Batam, Bitung, Jambi, dan Aceh mencapai Rp 111.253.024.400 yang terdiri dari 619.300 liter solar, 24.800 liter premium, 600 liter minyak tanah, dan 250.109.000 liter MFO," rinci Andy.
Selain itu, Tim Satgas, di Palembang berhasil mengamankan 365.000 liter solar dengan nilai Rp 176.886.300.000, di Lampung mengamankan solar sebanyak 7.500 liter dengan nilai Rp 60.557.500.
"Dari total semuanya, Tim Satgas BBM berhasil mengamankan Rp 289.125.124.400 BBM selundupan," cetus Andy.
Meskipun begitu, sampai saat ini belum jelas siapa oknum di balik usaha penyelundupan BBM subsidi yang seringkali terjadi tersebut.
(rrd/dnl)











































