Permintaan Listrik Indonesia Timur Melonjak 15%, Lampaui Nasional

Permintaan Listrik Indonesia Timur Melonjak 15%, Lampaui Nasional

- detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 17:56 WIB
Permintaan Listrik Indonesia Timur Melonjak 15%, Lampaui Nasional
Jayapura - PT PLN (Persero) mencatat permintaan listrik secara nasional naik 7% dibandingkan tahun lalu. Namun permintaan itu jauh masi di bawah geliat permintaan wilayah Indonesia timur yang mencapai 15%.

Demikian disampaikan oleh Direktur Operasional Indonesia Timur PT PLN (Persero) Vickner Sinaga saat ditemui di Kantor Gubernur Jayapura Papua, Rabu (24/10/2012).

"Khusus Kawasan Indonesia Timur naik 15% dengan harga jual rata-rata Rp 700/kwh. Sementara pertumbuhan listrik skala nasional naik 7%," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Vickner mengakui hingga akhir tahun 2012 pertumbuhan listrik nasional bisa mencapai 10% dengan penjualan listrik sebesar 14 miliar kilowatt hour (kwh).

Dengan asumsi penjualan listrik yang mencapai 14 miliar kwh, Perseroan membutuhkan dana sebesar Rp 29,4 triliun. Dana tersebut nantinya didapat dari penjualan listrik dan subsidi listrik yang diberikan oleh pemerintah.

"Pendapatan penjualan listrik berpotensi sebesar Rp 9,8 triliun sehingga perseroan membutuhkan dana yang tidak sedikit yakni Rp 20 triliun," tutupnya

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads